Sunat Bikin Cepat Tumbuh Besar. Mitos atau Fakta?

Salah satu asumsi tentang manfaat sunat yang masih dipercaya masyarakat adalah khitan dapat membuat anak tumbuh besar dan tinggi dengan cepat. Selain fisik, hal ini biasanya didasarkan pada perubahan perilaku, seperti anak yang awalnya manja menjadi lebih mandiri dan terlihat dewasa setelah disunat. Benarkah?

Seri Sunat Dewasa (1): Sunat dan HIV

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah jenis virus yang menjadi penyebab AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), penyakit yang kini menjadi mimpi buruk bagi sebagian besar orang. Data UNAIDS per 2017, terdapat sebanyak 36,9 juta penderita HIV/AIDS di seluruh dunia. Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan angka penyebaran penderita HIV/AIDS, salah satunya adalah sunat dewasa.

Sakitkah Disunat? Ini yang Perlu Diketahui Orang Tua dan Anak

Rasa sakit adalah momok utama bagi anak laki-laki yang hendak disunat. Tak dimungkiri, prosedur khitan dengan menggunakan alat bedah memang terdengar sedikit ngeri, sehingga memunculkan rasa takut pada anak. Meski begitu, sebaiknya Ayah Bunda tak perlu berbohong soal ini.

Sertifikat Kompetensi Sunat Stapler ZSR Tim Sunat 123

Sunat atau khitan adalah suatu tindakan bedah minor berupa pemotongan kulit kulup yang menutupi kepala penis. Pada zaman dulu sunat kebanyakan dilakukan oleh dukun sunat atau bengkong walaupun kalau diperkotaan tetap dilakukan oleh dokter umum atau dokter bedah kalau di rumah sakit.

Sunat sebagai Ibadah: Meraih Keberkahan dengan Doa Khitan

Sunat atau khitan merupakan salah satu bentuk ibadah yang disyariatkan agama Islam. Kata khitan sendiri berasal dari bahasa Arab, kha-ta-na, yang artinya memotong, yaitu memotong kulup sampai kepala penis keluar dan menonjol.
Khitan sendiri bermula dari ajaran Nabi Ibrahim AS. Dalam sebuah hadis riwayat Abu Hurairah juga disebutkan bahwa beliau berkhitan ketika usianya menginjak 80 tahun.

Kapan Orang Tua Harus Ngeh Ada Gangguan Perkembangan Anak

Setiap orang tua perlu memperhatikan tumbuh kembang balita kesayangan secara seksama. Apalagi, masa 2 tahun pertama anak ( 1000 hari pertama sejak awal kehamilan), adalah momen penting bagi pertumbuhan otak mereka. Para ahli pun banyak yang menyebut momen ini sebagai usia emas. Oleh karena itu, ayah bunda perlu memastikan bahwa anak mengalami gangguan perkembangan pada masa usia emas itu.

Bisakah Orang Dewasa Terkena Fimosis?

 

Salah satu penyakit yang rentan menyerang organ kelamin adalah fimosis. Kondisi kesehatan in ditandai dengan kecilnya lubang kencing yang ada di kulup penis sehingga kulup tidak bisa ditarik ke arah belakang kepala penis. Fimosis umumnya terjadi pada bayi. Namun, tak jarang orang dewasa juga mengalami hal serupa.

Hal yang Sering Ditanyakan Penderita Diabetes: Berapa Lama Luka Sunat Sembuh?

Pasien diabetes memiliki problem serius yang bisa dihadapi kapan saja dan di mana saja. Luka kecil yang muncul pada bagian tubuh tertentu, bisa berdampak pada tindakan amputasi. Langkah tersebut dilakukan karena luka yang sulit sembuh dan menimbulkan infeksi. Kondisi ini bisa terjadi pada beragam jenis luka, termasuk luka akibat sunat. Tidak heran kalau penderita diabetes was-was kalau ingin menjalani sunat.

Hal yang Sering Ditanyakan Penderita Diabetes: Bisakah Sunat Dewasa?

Mayoritas masyarakat Indonesia kerap memilih untuk melakukan sunat ketika berusia anak-anak. Sunat ketika masa kanak-kanak, memberikan manfaat, salah satunya adalah pada saat anak-anak belum mempunyai resiko penyakit yang biassnya menyerang orang tua seperti penyskit jantung, ginjal, atau diabetes. Selain itu juga terhindar dari beragam jenis risiko kesehatan, seperti phimosis, infeksi saluran kemih, ataupun kanker penis. Meski begitu, ada pula beberapa kasus yang mengharuskan seseorang untuk melakukan sunat dewasa. Sebagai contoh, mereka yang termasuk sebagai mualaf.