Ternyata Ada Risiko Tidak Sunat Pada Laki-Laki, Apa Saja?

Salah satu cara yang paling mudah dan sederhana untuk menjaga kesehatan adalah dengan menjaga kebersihan. Kebersihan mencakup berbagai hal, baik diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Untuk diri sendiri, kebersihan seluruh bagian tubuh adalah yang paling utama.

5 Fakta dan Mitos Tentang Sunat yang Perlu Dipahami

Dalam istilah medis, sunat disebut dengan istilah sirkumsisi, yaitu tindakan untuk membuang sebagian dari kulup penis. Tindakan bedah ini telah dilakukan sejak zaman dahulu. Selain menjadi kewajiban dalam agama Islam, sunat atau khitan memiliki manfaat bagi kesehatan laki-laki.

Anak Sunat di Rumah, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

Sunat di rumah akan membuat anak lebih nyaman dan tenang menjalani proses sunat. Namun, apa saja yang perlu dipersiapkan oleh orang tua?

Sejak pandemi, aktivitas masyarakat sangat terbatas. Banyak orang yang memilih untuk melakukan pekerjaan dari rumah. Anak pun diarahkan untuk bersekolah secara online dari rumah. 

Supaya Proses Sunat Anak Berjalan Lancar, Perhatikan Hal Ini

Menjelaskan tentang sunat pada anak bisa jadi merupakan hal yang tidak mudah bagi orang tua. Terlebih lagi, anak terlebih dahulu telah membayangkan rasa sakit yang akan dialami selama proses itu. Orang tua harus pandai memberi pemahaman kepada anak supaya mau disunat tanpa merasa terpaksa atau takut.

Nah, agar proses sunat anak laki-laki dapat berjalan dengan lancar, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan, antara lain:

Ayah Bunda Jangan Salah Pilih! Begini Panduan Memilih Metode Sunat Anak

Di era modern, metode sunat makin beragam. Terobosan ini mampu meminimalisasi rasa sakit anak ketika sunat. Proses pemulihannya pun tergolong cepat sehingga anak bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Sebagai orang tua, tentu Ayah Bunda menginginkan yang terbaik untuk buah hati. Inilah alasan mengapa sangat penting mengetahui jenis metode khitan paling tepat agar anak merasa aman dan nyaman.

Mana Lebih Baik: Sunat di Rumah, Klinik Sunat, atau Rumah Sakit?

Seiring kemajuan teknologi dan ditemukannya berbagai metode sunat modern, Ayah Bunda punya banyak alternatif untuk menyunat anak, termasuk tempat sunat. Dahulu sunat biasa dilakukan di rumah sakit, tetapi sekarang dapat juga dilakukan di klinik sunat maupun sunat di rumah. 

Tentu saja masing-masing tempat sunat memiliki kelebihan yang bisa jadi bahan pertimbangan Ayah Bunda. Yuk, kita simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Anak Mengalami Fimosis, Apakah Harus Ditangani dengan Sunat?

Ayah Bunda, pernahkah menemukan si kecil berulang kali menangis saat buang air kecil? Lalu, ujung kepala penis terlihat memerah dengan kulup melekat pada kepala penis?

Jika ya, bisa jadi itu indikasi fimosis. Kondisi demikian kerap dijumpai pada penis anak di bawah usia 3 tahun. Pasti sedih rasanya melihat anak tidak nyaman saat buang air kecil. Sebelum pergi ke dokter, mari simak dahulu penjelasan singkat tentang kondisi tersebut.

Sunat Klamp VS Sunat Fine Sealer, Cek Kelebihan Masing-masing di Sini

Berkat kecanggihan teknologi medis masa kini, metode sunat tidak lagi sebatas bedah konvensional yang butuh waktu lama untuk pulih. Beberapa sunat modern menjanjikan pengalaman minim trauma bagi anak, seperti tidak sakit, proses tindakan cepat, hingga luka yang cepat kering.

4 Alasan Mengapa Sunat Konvensional Masih Jadi Pilihan

Bagi anak laki-laki, sunat memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan alat kelamin. Tindakan bedah ringan dengan membuang sebagian kulit kelamin bisa mengurangi risiko infeksi saluran kemih, menjaga kebersihan alat kelamin, dan menurunkan risiko menderita kanker penis. 

Status Sunat Mempengaruhi Fungsi Seksual Pria? Ini Pentingnya Sunat Dewasa

Lazimnya sunat dijalani oleh anak berusia di bawah 12 tahun. Sunat memang wajib bagi umat muslim, tetapi sunat juga bermanfaat bagi kesehatan laki-laki secara umum. Salah satunya terkait kesehatan seksual pria dewasa. 

Namun, benarkah status sunat mempengaruhi fungsi seksual pria? Apakah sunat dewasa tetap memberikan manfaat bagi pria? Yuk, cek dahulu kebenarannya di sini.