Ini Manfaat dan Cara Merawat Hasil Sunat Dewasa

Bagi laki-laki dewasa, perlu tidaknya melakukan sunat tidak hanya sebagai pertimbangan urusan agama. Dari segi kesehatan, sunat dewasa nyatanya juga direkomendasikan oleh para ahli medis.

Metode Sunat yang Paling Baik Adalah?

Apa sih metode sunat yang paling baik untuk anak? Pertanyaan ini pasti kerap lalu-lalang di pikiran Ayah Bunda. Seperti diketahui, ada beberapa metode yang tersedia, mulai dari konvensional, electric cauter hingga yang tidak perlu dijahit seperti metode stapler, klamp, dan metode favorit saat ini yaitu metode Fine Sealer. Masing-masing tentunya punya kelebihan dan ciri khas tersendiri, baik itu dari proses, alat, biaya, hingga cara merawat dan lama penyembuhannya. Nah, agar tidak bingung, simak penjelasannya berikut ini.

Sunat Electric Cauter Sembuhnya Berapa Hari? Simak Cara Perawatannya Berikut Ini!

Semakin canggihnya teknologi kedokteran memungkinkan Ayah Bunda memilih metode sunat yang nyaman untuk si kecil. Di antara sekian banyak metode yang ada, ada sunat electrical cauter yang bisa dipilih. Sebelum memilih metode sunat electrical cauter (dikenal juga dengan istilah sunat laser), Ayah Bunda harus mengetahui berbagai hal terkait metode sirkumsisi ini termasuk durasi penyembuhan dan cara perawatannya di rumah.

Ketahui Prosedur dan Harga Sunat Dewasa Berikut Ini!

Di Indonesia, sunat atau sirkumsisi merupakan hal yang umum dilakukan oleh para pria. Ada yang melakukan sunat karena alasan kesehatan dan ada juga yang karena alasan budaya dan agama. Meskipun banyak orang disunat ketika masih kecil, tidak sedikit yang baru menjalaninya ketika sudah dewasa. Bagi mereka yang sudah dewasa dan ingin disunat, biaya dan metode yang digunakan tentu berbeda dengan sunat anak.

Sunat Perbaikan, Solusi Gagal Sunat

Ayah Bunda mungkin pernah mendengar istilah sunat gagal. Gagal sunat memang bisa saja terjadi setelah proses sirkumsisi selesai dilakukan. Ini bisa dilihat pada bagian kulup kepala penis yang masih tersisa. Jika sunat dilakukan dengan benar, seharusnya bagian kulup sampai lingkaran kepala penis sudah terpotong rapi. 

Tanpa Rasa Sakit? Ketahui Lebih Jauh tentang Metode Sunat Klamp

Seiring dengan semakin majunya teknologi kedokteran, metode yang digunakan untuk melakukan sunat atau sirkumsisi juga semakin beragam. Beberapa cara sunat sengaja didesain demi kenyamanan dan mengurangi rasa sakit. Salah satu metode sunat yang saat ini semakin populer di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta adalah sunat klamp.

Penyebab Sunat Gagal dan Penjelasan Tentang Sunat Perbaikan

Sunat perbaikan merupakan kondisi yang kerap dianjurkan ketika seseorang mengalami gagal sunat. Sunat ini dilakukan untuk memperbaiki hasil khitan sebelumnya. Pada anak laki-laki, gagal sunat dapat menyebabkan masalah kesehatan ketika beranjak dewasa. Sisa kulup pada kepala kemaluan yang belum terpotong sempurna berpotensi memicu penumpukan kotoran (smegma), iritasi, pembengkakan, dan infeksi.

Benarkah Membesarkan Penis Dapat Meningkatkan Kepuasan Hubungan Seksual?

Produk barang maupun jasa pembesaran penis masih memiliki banyak peminat. Pasalnya, ukuran organ reproduksi yang satu ini masih pula diyakini sebagai sesuatu yang krusial dalam urusan kepuasan di ranjang. Makin besar ukuran penis, makin besar pula kepuasan hubungan seks yang dilakukan.

Namun, benarkah ukuran penis memengaruhi kepuasan seksual? Benarkah pernyataan ‘size matters‘ merupakan fakta atau justru mitos yang sudah terlanjur menyebar sebagai keyakinan di masyarakat?

Inilah Jenis Tumor pada Penis yang Harus Anda Ketahui

Organ intim, seperti penis, perlu diperhatikan agar tetap sehat. Alat kelamin yang dijaga dengan baik tentu dapat tetap menjalankan fungsi dengan normal. Jika mengabaikan hal tersebut, risiko-risiko yang membahayakan kesehatan bisa saja terjadi, misalnya muncul tumor pada penis.

Tumor penis memiliki gejala-gejala yang perlu Anda waspadai. Ingin tahu apa saja? Berikut pembahasan tentang gejala tumor beserta penanganannya!

Cara Atasi Penyakit Menular Seksual pada Dewasa

Secara umum, penyakit menular seksual (PMS) dikenal sebagai penyakit yang bisa menular melalui aktivitas hubungan seks. Meski sebenarnya, infeksi patogen ini juga dapat menyebar melalui darah, sperma, cairan vagina, serta cairan tubuh lainnya. Bahkan, penularannya juga bisa terjadi melalui penggunaan jarum suntik yang dilakukan secara bergantian atau berulang oleh beberapa orang.