Pilih Mana: Liburan Buat Sunat atau Liburan Buat Tamasya
Libur sekolah anak kerap menjadi pilihan bagi para orang tua untuk mengajak anak berwisata ke berbagai tempat menarik. Namun, bagaimana kalau ayah bunda bisa memanfaatkan momen liburan tersebut untuk aktivitas yang lebih bermakna. Tidak hanya bertujuan untuk bertamasya, ayah bunda juga dapat sekaligus mengajak anak sunat. Dengan metode sunat modern, kedua aktivitas tersebut, bisa lho dilakukan secara bersamaan.
Mau minimal resiko sunat saat dewasa? Kenalan dulu dong…
Di Indonesia, praktik sunat biasa dilakukan oleh masyarakat ketika berusia anak. Namun, pada beberapa kasus, ada pula sunat yang dilakukan ketika seseorang berusia dewasa. Sunat dewasa biasa dilakukan ketika seseorang menjadi mualaf, rasa takut yang berlebihan pada masa anak-anak sehingga sunat tertunda sampai usia dewasa, selain itu, praktik sunat dewasa juga biasa dilakukan ketika seseorang ingin melakukan upaya mencegah risiko penularan penyakit menular seksual.
Sunat Gratis Untuk Kaum Dhuafa dan Yatim Bersama Orang Tua yang Telah Menyunatkan Putranya
Sunat 123 bukan hanya merupakan rumah sunat yang menyediakan solusi khitan aman dan nyaman untuk anak. Sebagai bentuk dedikasi dan rasa tanggung jawab terhadap orang-orang di sekitar, Sunat 123 kerap menyelenggarakan acara amal seperti sunat gratis untuk kaum dhuafa dan anak-anak yatim yang membutuhkan.
Fakta atau Mitos: Habis Sunat Tidak Boleh Pakai Celana Dalam
Sunat atau yang dalam bahasa medis disebut dengan sirkumsisi adalah prosedur membuang ujung kulit penis (kulup). Selain menjalankan perintah agama, sunat juga dinilai memiliki manfaat kesehatan yang sangat bagus. Khitan akan menghindarkan laki-laki dari risiko Penyakit Menular Seksual (PMS), menambah kenikmatan bercinta, serta membuat penis lebih higienis.
Sunat sebagai Ibadah: Meraih Keberkahan dengan Doa Khitan
Sunat atau khitan merupakan salah satu bentuk ibadah yang disyariatkan agama Islam. Kata khitan sendiri berasal dari bahasa Arab, kha-ta-na, yang artinya memotong, yaitu memotong kulup sampai kepala penis keluar dan menonjol.
Khitan sendiri bermula dari ajaran Nabi Ibrahim AS. Dalam sebuah hadis riwayat Abu Hurairah juga disebutkan bahwa beliau berkhitan ketika usianya menginjak 80 tahun.
Jakarta, Destinasi Wisata Rumah Sunat Modern
Menyebut Jakarta sebagai kota destinasi wisata rumah sunat modern memang sangat tepat. Kota terbesar di Indonesia ini menyediakan layanan yang komplet untuk pasien yang ingin melakukan sunat. Di sini, Ayah Bunda juga bisa menemukan klinik yang menggunakan metode sunat modern.
Budaya Perayaan Sunat pada Masyarakat Betawi
Setiap suku atau adat di Indonesia memiliki ciri khas sendiri-sendiri dalam merayakan sunat atau Walimatul Khitan. Di beberapa kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, ada yang melakukan pagelaran kesenian seperti Jaranan atau Wayang Kulit semalam suntuk. Sementara itu di kawasan Jakarta khususnya masyarakat Betawi merayakan sunat dengan cara yang berbeda.
5 Langkah Persiapan Anak Sekolah Setelah Sunat
Setelah dikhitan, tentu anak perlu beristirahat dari semua kegiatan berat agar luka khitan bisa segera sembuh. Namun, terkadang anak sudah tidak sabar untuk kembali sekolah dan bermain. Tak jarang ini menjadi kekhawatiran tersendiri untuk Ayah dan Bunda, terlebih jika sang buah hati adalah anak sangat aktif bergerak.
Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan dalam Mengadakan Undangan Khitanan
Berdasarkan ajaran Islam, setiap laki-laki diwajibkan untuk berkhitan dengan tujuan untuk menjaga kesehatan penis. Dalam praktiknya, khitan di Indonesia mayoritas dilakukan ketika anak masih berada dalam usia Sekolah Dasar hingga SMP. Setelahnya, biasanya Ayah dan Bunda akan mengadakan undangan khitanan yang sampai saat ini masih menjadi tradisi dan kebiasaan masyarakat Indonesia.
Akan Mengadakan Acara Sunatan Massal? Perhatikan Dulu Beberapa Hal Berikut!
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, sunat atau khitan adalah perkara penting yang tidak boleh dilewatkan. Tidak saja demi kesehatan, tetapi juga sebagai upaya untuk memenuhi syariat Islam –utamanya bagi kaum laki-laki. Bahkan, di beberapa kelompok sosial masyarakat, aktivitas ini juga dilegitimasi sebagai bagian dari budaya sehingga terdapat tradisi perayaan yang mengiringinya.