Apakah Teknik Sunat Lem Bisa untuk Dewasa? Ini Jawabannya

Sunat identik dengan anak laki-laki yang beragama Islam. Namun, tak sedikit pula laki-laki yang akhirnya melakukan khitan ketika usianya telah menginjak remaja dan bahkan dewasa. Alasannya pun seragam, seperti baru saja menjadi muslim (mualaf), budaya, atau murni karena alasan kesehatan.

Klinik Sunat untuk Bayi yang Berpengalaman di Cibitung – Bekasi

Sunat pada anak laki-laki dapat dilakukan ketika masih bayi. Keuntungan melakukan sunat saat bayi adalah proses pemulihan pasca pembedahan yang biasanya lebih cepat. Selain itu, anak tidak akan merasakan ketakutan menjelang prosesi sunat, berbeda ketika ia sudah besar.

Sunat Klamp Lebih Aman dan Nyaman untuk Balita Ada di Medan

Masyarakat Indonesia cukup banyak yang terbiasa menyunatkan anak saat masih berusia balita. World Health Organization (WHO) juga menyarankan kepada para orang tua untuk menyunat anak ketika masih berusia balita. Kebiasaan sunat pada usia balita seperti ini, cukup banyak dilakukan oleh masyarakat Kota Medan.

Sunat saat pandemi Covid-19, apakah aman?

Saat ini dunia sedang dihebohkan dengan kasus Novel Corona Virus yang sekarang lebih dikenal dengan COVID 19. Diakhir tahun 2019 Negara Cina mengumumkan adanya kasus serangan virus baru yang cukup mematikan di daerah Wuhan. Penyebaran cukup cepat seiring dengan mobilitas penduduk bumi.

Fakta atau Mitos: Sunat Lebih baik Dilakukan Pagi Hari

Saat masih kecil Ayah Bunda pasti sering mendengar beberapa orang menyarankan anaknya sunat di pagi hari. Katanya sunat di pagi hari membuat darah yang keluar tidak  banyak. Risiko terjadi perdarahan sangat rendah sehingga proses penyembuhan bisa berjalan dengan cepat.