Sunat di rumah, Tempat ternyaman anak adalah di rumahnya. Sunat dapat dilakukan karena alasan agama dan budaya. Di Indonesia, alasan agamalah yang paling menonjol dalam mengambil keputusan menyunatkan putranya. Dengan alasan agama dan budaya itulah kadang di Indonesia sunat dilakukan dalam setting non klinik yang diikuti upacara atau acara keramaian, bisa dilakukan di Masjid, gedung pertemuan warga, rumah bahkan di lapangan. Baik dalam setting sunatan massal maupun sunat private (sunat pribadi).

Seorang anak tentunya akan sangat senang bila disunat di tempat yang nyaman. Sunat 123 memberikan pilihan ini kepada orangtua:

  1. Anak di sunat di klinik kami yang disetting serasa rumah dengan area bermain yang edukatif dan ruang tindakan yang ramah anak.
  2. Anak di sunat di rumahnya. Sebagai tempat ia tumbuh besar, seorang anak akan sangat nyaman bila sunat ini dilakukan di kamarnya sendiri.

Proses Persiapan Sunat di Rumah

Proses persiapan yang matang akan menentukan kenyamanan anak dan kualitas hasil sunatnya. Kami merekomendasikan persiapan berikut kepada orang tua dan putranya

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Sunat di Rumah

Sunat yang dilakukan dalam setting non klinik dapat memberikan resiko, terutama dalam hal tingkat infeksi dan perdarahan, umumnya bila ini dilakukan oleh tenaga non medis. Di Turki dilaporkan dari anak-anak yang dibawa ke rumah sakit akibat komplikasi pasca sunat, 85% dilakukan oleh tenaga non medis, 10% oleh tenaga medis non dokter dan 5% oleh dokter. Maka “Pilihan yang tepat itu penting”, pilih dokter dan tim yang handal, teknik yang tepat dan tempat terbaik.

Klinik Sunat 123 memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi orang tua dan putranya:

  1. Prosedur dilakukan oleh dokter umum dan spesialis bedah yang berpengalaman, didampingi asisten terlatih.
  2. Prosedur menggunakan bius lokal, yang memberikan nilai lebih pada putra anda terhadap resiko bius umum dengan menghindarinya.
  3. Kami menawarkan berbagai teknik sunat, mulai dari teknik konvensional hingga teknik-teknik sunat modern (kauter, klamp dan stapler).
  4. Harga terjangkau dengan layanan paripurna hingga sembuh dengan cukup sekali pembayaran.

 

Penulis: Triwahyudi ZE, dr, MARS

Sumber bacaan:
World Health Organization and Joint United Nations Programme on HIV/AIDS. Male circumcision: global trends and determinants of prevalence, safety and acceptability
Arief, M. Anak akan dikhitan? Ketahui persiapan sebelum khitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *