Faktor Resiko Tertinggi Terkena Covid-19 di Indonesia

Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Menembus angka satu juta kasus, masyarakat tentu harus semakin waspada dengan kondisi saat ini. Untuk itu, berikut ini faktor-faktor resiko Covid-19 yang bisa membuat seseorang mengalami infeksi lebih parah.

Dari beberapa faktor resiko Covid-19 tersebut, usia lanjut menjadi salah satu hal yang membuat seseorang sangat rentan terpapar virus corona jenis baru ini. Mengapa demikian? Hal itu dipicu oleh beberapa alasan berikut.

Resiko Covid-19 dan Diabetes

Diabetes menjadi salah satu penyakit penyerta paling banyak dalam kasus Covid-19 di Indonesia. Karena dari segi imunitas, sistem kekebalan tubuh penderita diabetes tergolong sangat rendah. Tentunya, sangat fatal bila penderita diabetes sampai terinfeksi virus Covid-19.

Berikut ini beberapa alasan mengapa diabetes akan semakin memperparah kondisi orang yang dinyatakan positif Covid.

Daya tahan tubuh yang sangat rendah

Ketika kadar gula darah seseorang naik, kemampuan sel-sel tubuhnya untuk memproduksi zat-zat imunitas akan menurun. Itu akan membuat imunitas penderita Covid-19 dengan komorbid diabetes semakin lemah.

Pembuluh darah yang rusak

Penderita diabetes yang sudah menahun umumnya memiliki pembuluh darah yang rusak. Maka apabila terinfeksi virus Covid-19, risiko kerusakan organ tubuh akan lebih tinggi.

Sudah berusia lanjut

Penyakit ini banyak dijumpai pada orang berusia lanjut, di atas 60 tahun. Faktor usia membuat tubuh seseorang lebih rentan terserang infeksi atau penyakit karena imunitasnya telah menurun.

Resiko Covid-19 dan Penyakit Jantung

Penyakit jantung juga menjadi salah satu penyakit penyerta terbanyak pada kasus Covid. Bahkan, penyakit ini bisa meningkatkan risiko kematian pasien Covid-19 hingga 3 kali lipat. Mengapa demikian? Pasien Covid-19 yang memiliki komorbid jantung sejak awal sudah memiliki keabnormalan pada fungsi organnya.

Sementara itu, saat terinfeksi virus ini, orang akan mengalami demam yang membuat tubuh akan membutuhkan lebih banyak oksigen, mengalami peningkatan metabolisme, dan memproduksi lebih banyak lendir di saluran pernapasan saat batuk. Artinya, jantung akan ikut dipaksa untuk bekerja lebih keras memasok lebih banyak oksigen ke seluruh tubuh.

Dari informasi di atas, semoga Ayah Bunda semakin paham tentang faktor resiko Covid-19 apa saja yang dapat meningkatkan keparahan penyakit pada seseorang. Jangan lupa juga untuk selalu memercayakan tindakan khitan anak hanya pada klinik yang terbukti berpengalaman dan lengkap fasilitasnya, seperti layanan Sunat 123 misalnya. Di klinik sunat modern ini, Ayah Bunda juga bisa memilih beragam metode penyunatan yang pastinya minim sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *